Home Aceh Utara Warga Blang Bidok Terseret Kasus Sabu, Penangkapan Pagi Hari Bikin Warga Terkejut

Warga Blang Bidok Terseret Kasus Sabu, Penangkapan Pagi Hari Bikin Warga Terkejut

Aceh Utara, Buana News — Suasana pagi yang biasanya tenang di wilayah Kecamatan Tanah Luas mendadak menjadi perbincangan warga setelah aparat dari Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu yang melibatkan seorang warga Gampong Blang Bidok.

Dalam operasi yang dilakukan pada Jumat pagi (6/3/2026), polisi mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran sabu di wilayah Kabupaten Aceh Utara. Salah satu di antaranya diketahui merupakan warga Gampong Blang Bidok, Kecamatan Tanah Luas.

Kedua pria tersebut berinisial AS (25), warga Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu, dan AM (31), warga Gampong Blang Bidok. Penangkapan pertama dilakukan terhadap AS di kawasan Meunasah Alue Drien, Kecamatan Lhoksukon.

Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto melalui Kasatres Narkoba AKP Erwinsyah Putra menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya transaksi narkoba di kawasan Jalan Landing, Lhoksukon.

“Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan AS yang diduga sering melakukan transaksi sabu di pinggir jalan kawasan tersebut,” ujar Erwinsyah, Senin (9/3/2026).

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan satu paket sabu seberat 17,06 gram yang disimpan di dalam sebuah kotak rokok. Barang tersebut diduga akan dijual kembali kepada pembeli.

Dari hasil pemeriksaan awal, AS mengaku mendapatkan sabu tersebut dari seorang pria berinisial AM. Pengakuan itu kemudian membawa petugas melakukan pengembangan hingga akhirnya menangkap AM di kediamannya di Gampong Blang Bidok, Kecamatan Tanah Luas.

Penangkapan tersebut sempat mengejutkan sebagian warga sekitar yang tidak menyangka salah satu warganya diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba.

Kini kedua tersangka telah diamankan di Mapolres Aceh Utara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran narkotika tersebut.

Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa peredaran narkoba masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat, bahkan dapat menyusup hingga ke lingkungan yang selama ini dikenal tenang.

Exit mobile version