Home Aceh Utara Setelah Banjir Memutus Akses, Kini Jembatan Sawang Diresmikan KASAD dan Bupati Aceh...

Setelah Banjir Memutus Akses, Kini Jembatan Sawang Diresmikan KASAD dan Bupati Aceh Utara

Aceh Utara, Buana News – Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Maruli Simanjuntak bersama Bupati Ismail A. Jalil meresmikan jembatan di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Senin (9/3/2026). Jembatan tersebut sebelumnya sempat terputus akibat diterjang banjir beberapa waktu lalu, sehingga peresmian ini menjadi momentum penting untuk memulihkan konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Peresmian jembatan ini diharapkan mampu kembali menghubungkan akses transportasi warga yang selama ini terganggu akibat kerusakan infrastruktur pascabencana. Infrastruktur tersebut menjadi jalur vital bagi mobilitas masyarakat serta distribusi logistik di kawasan tersebut.

Kegiatan peresmian turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi TNI dan kepolisian, di antaranya Panglima Kodam Iskandar Muda, Joko Hadi Susilo, Komandan Kodim 0103 Aceh Utara, Jamal Dani Arifin, serta Kapolres Lhokseumawe, Ahzan. Kehadiran para pimpinan TNI tersebut menegaskan sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam mempercepat pembangunan serta pemulihan infrastruktur di wilayah Aceh.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil yang akrab disapa Ayah Wa, juga melakukan pertemuan virtual melalui Zoom dengan Prabowo Subianto selaku Presiden Republik Indonesia. Pertemuan tersebut bertujuan untuk melaporkan secara langsung kondisi terkini di Kabupaten Aceh Utara setelah dilanda banjir.

Dalam laporannya, Bupati menyampaikan bahwa meskipun kondisi mulai berangsur terkendali, dampak banjir masih sangat dirasakan oleh masyarakat. Ia menjelaskan sejumlah persoalan krusial yang membutuhkan perhatian pemerintah pusat.

Salah satu masalah utama adalah kerusakan sejumlah ruas jalan di berbagai wilayah Aceh Utara yang menghambat akses transportasi masyarakat. Selain itu, sektor pertanian juga terdampak cukup serius, di mana banyak lahan persawahan warga yang terendam banjir dan berpotensi memengaruhi produksi pangan serta kondisi ekonomi para petani.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan harapan agar pemerintah pusat dapat terus memberikan dukungan dalam bentuk bantuan dan perhatian khusus guna mempercepat proses rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana di Aceh Utara.

“Melalui laporan ini kami berharap perhatian pemerintah pusat terus mengalir agar proses pemulihan di Aceh Utara dapat berjalan lebih cepat, sehingga masyarakat bisa segera bangkit dan kembali beraktivitas secara normal,” ujar Bupati.

Dengan diresmikannya jembatan di Kecamatan Sawang, pemerintah daerah berharap konektivitas antarwilayah dapat kembali normal. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar arus transportasi, distribusi logistik, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat yang sebelumnya sempat terhambat akibat banjir.

 

Exit mobile version