Banda Aceh, Buana.News — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menghadiri Rapat Kerja Komisariat Wilayah I (Raker Komwil I) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 yang digelar di Ballroom Hotel Muraya, Banda Aceh, Senin (20/4/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Kota Tangguh, Fiskal Kuat, Kolaborasi Erat” ini diikuti oleh 126 peserta dari 21 pemerintah kota di wilayah Sumatera. Raker berlangsung selama empat hari, mulai 19 hingga 22 April 2026, dengan Pemerintah Kota Banda Aceh sebagai tuan rumah.
Raker Komwil I APEKSI menjadi forum strategis bagi pemerintah kota untuk memperkuat sinergi, menyelaraskan program pembangunan, serta membangun kolaborasi lintas daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks, khususnya di kawasan Sumatera.
Acara ini dibuka oleh Ketua Komwil I APEKSI yang juga Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas. Sambutan turut disampaikan oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, yang menegaskan komitmen daerahnya dalam mendukung suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut.
Raker juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, S.E., serta Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., yang memberikan arahan terkait penguatan tata kelola pemerintahan daerah. Selain itu, perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) turut menyampaikan materi tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Sejumlah agenda strategis dibahas dalam forum ini, di antaranya:
Perumusan rekomendasi Komwil I untuk Rakernas APEKSI. Penyusunan program kerja Komwil I Tahun 2026, serta penetapan tuan rumah Raker Komwil I APEKSI Tahun 2027
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Lhokseumawe yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I Komwil I APEKSI menegaskan pentingnya kolaborasi antardaerah.
Menurutnya, forum ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan langkah dalam menjawab tantangan pembangunan. Ia menekankan bahwa penguatan kapasitas fiskal daerah harus sejalan dengan inovasi kebijakan dan kemitraan lintas sektor.
“Ketahanan fiskal tidak hanya ditentukan oleh kemampuan anggaran, tetapi juga oleh inovasi serta kolaborasi berkelanjutan antar daerah,” ujarnya.
Pendampingan dan Harapan
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Lhokseumawe didampingi oleh Sekretaris Daerah, Asisten I Setdako, Kepala Bappeda, Kepala BPKD, serta Kepala Pelaksana BPBD.
Melalui Raker ini, diharapkan terbangun kesepahaman dan langkah konkret antar pemerintah kota dalam memperkuat ketahanan daerah, meningkatkan pengelolaan fiskal, serta mendorong kolaborasi lintas wilayah yang berkelanjutan.
