Aceh Utara, Buana News – Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto memimpin langsung pemeriksaan internal terhadap personel di lingkungan Polres Aceh Utara, Selasa (21/7/2026). Pemeriksaan dilakukan secara acak melalui tes urine dan pengecekan telepon genggam sebagai upaya memastikan tidak ada anggota yang terlibat penyalahgunaan narkoba maupun aktivitas judi online.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengawasan dan pengendalian internal guna menjaga disiplin, integritas, serta profesionalisme anggota Polri dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto melalui Kasi Humas AKP Bambang mengatakan, pemeriksaan dilakukan secara acak sebagai langkah preventif sekaligus bentuk komitmen institusi dalam memberantas segala bentuk pelanggaran yang berpotensi mencoreng nama baik Polri.
“Pemeriksaan dilakukan secara acak sebagai upaya pencegahan sekaligus memastikan personel Polres Aceh Utara tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba maupun aktivitas judi online,” kata AKP Bambang.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah personel yang dipilih secara acak menjalani tes urine. Selain itu, petugas turut memeriksa telepon genggam anggota untuk memastikan tidak terdapat aplikasi, akses situs, riwayat transaksi, maupun aktivitas lain yang berkaitan dengan praktik perjudian daring.
Menurut AKP Bambang, setiap anggota Polri dituntut menjadi teladan di tengah masyarakat dengan menjauhi penyalahgunaan narkotika, perjudian, serta berbagai bentuk pelanggaran disiplin maupun hukum.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kedisiplinan dan rasa tanggung jawab personel serta mencegah terjadinya pelanggaran sejak dini. Pengawasan internal akan terus dilakukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” ujarnya.
Usai pemeriksaan terhadap personel, Kapolres juga melakukan pengecekan inventaris senjata api dinas yang berada di Mapolres Aceh Utara. Pemeriksaan meliputi kondisi fisik senjata, kebersihan, kelayakan fungsi, kelengkapan amunisi, administrasi kepemilikan, hingga sistem penyimpanan sesuai standar operasional.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh inventaris senjata api dalam kondisi layak pakai, terdokumentasi secara tertib, tersimpan dengan aman, serta digunakan semata-mata untuk kepentingan kedinasan sesuai prosedur yang berlaku.
Dari hasil rangkaian pemeriksaan, Polres Aceh Utara memastikan tidak ditemukan personel yang terindikasi menyalahgunakan narkoba, terlibat aktivitas judi online, maupun melakukan pelanggaran dalam pengelolaan inventaris senjata api.
“Seluruh hasil pemeriksaan menunjukkan personel yang diperiksa dalam kondisi bersih dan tidak ditemukan adanya pelanggaran,” tutup AKP Bambang.
