Aceh Utara, Buana News – Suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti malam pertama pelaksanaan shalat tarawih di Gampong Cot Barat, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara. Kehadiran Tim Syafari Ramadhan dari Dayah Darul Fata Al-Hanafiyyah menjadi cahaya penerang yang menghidupkan semangat ibadah masyarakat di awal bulan suci, Rabu 18 Februari 2026.
Meunasah gampong yang sederhana itu tampak lebih ramai dari biasanya. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an menggema, menyatu dengan harapan dan doa warga yang merindukan keberkahan Ramadhan. Di tengah suasana tersebut, Tgk. Firdaus menyampaikan tausiyah singkat yang begitu menyentuh relung hati jamaah.
Dalam ceramahnya, beliau menekankan betapa berharganya kehadiran anak yang shaleh dan berbakti kepada kedua orang tua. Dengan suara yang lembut namun penuh ketegasan, ia mengingatkan bahwa doa anak shaleh adalah salah satu amal yang tidak akan terputus meskipun orang tua telah tiada.
“Anak yang shaleh bukan hanya kebanggaan di dunia, tetapi juga cahaya penerang bagi orang tuanya di alam kubur,” ungkapnya di hadapan jamaah yang khusyuk mendengarkan. Banyak jamaah yang tampak terdiam, merenungi pesan tersebut. Sebagian orang tua terlihat menundukkan kepala, mungkin membayangkan masa depan anak-anak mereka.
Pesan itu menjadi pengingat bahwa mendidik anak dengan nilai-nilai agama bukan sekadar kewajiban, tetapi investasi akhirat yang tak ternilai harganya. Di bulan yang penuh rahmat ini, ajakan untuk memperbaiki diri dan keluarga terasa semakin dalam maknanya.
Geuchik Gampong Cot Barat, Saiful Bahri menyampaikan, rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Tim Syafari Ramadhan dari Dayah Darul Fata Al-Hanafiyyah. Ia berharap kegiatan dakwah seperti ini terus berkembang dan istiqamah dalam menjalankan amanah pimpinan dayah untuk menyiarkan syiar Islam, khususnya di bulan suci Ramadhan.
“Kami berharap tim ini terus maju dan diberi kekuatan untuk menyebarkan ilmu dan kebaikan. Kehadiran mereka sangat berarti bagi masyarakat kami,” ujarnya penuh harap.
Malam pertama tarawih itu pun menjadi awal yang indah bagi warga Cot Barat. Bukan hanya tentang berdirinya shaf-shaf panjang dalam shalat, tetapi juga tentang hati yang tersentuh, tekad yang diperbarui, dan semangat untuk melahirkan generasi yang shaleh dan berbakti.
Ramadhan kembali mengajarkan, bahwa di balik setiap ibadah, ada harapan untuk keluarga, untuk masyarakat, dan untuk masa depan yang lebih diberkahi.






