Beranda Blog Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang Lhokseumawe, Pohon Tumbang Timpa Rumah dan...

Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang Lhokseumawe, Pohon Tumbang Timpa Rumah dan Mobil

Lhokseumawe, Buana.News – Hujan lebat disertai angin kencang melanda Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh, Minggu (25/10/2026) malam. Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan pohon tumbang di sejumlah lokasi, merusak rumah warga, serta menimpa satu unit mobil. Kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp 35 juta.

Merespons kejadian tersebut, personel Polri bersama tim gabungan bergerak ke sejumlah lokasi untuk melakukan penanganan, membantu warga terdampak, serta membersihkan pohon tumbang yang menghambat akses jalan dan berpotensi membahayakan masyarakat.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., melalui Kapolsek Banda Sakti AKP Zahabi, S.E., M.M., mengatakan, penanganan dilakukan dengan melibatkan sejumlah unsur guna mempercepat proses evakuasi dan meminimalkan risiko lanjutan akibat cuaca ekstrem.

“Berdasarkan laporan sementara, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 35 juta,” ujar Zahabi.

Berdasarkan data sementara, terdapat empat titik kejadian yang dilaporkan di wilayah Kecamatan Banda Sakti. Lokasi tersebut meliputi kawasan Waduk Pusong Lama, Lorong Kupula di Desa Keude Aceh, Jalan Pase, serta Jalan Stadion Tunas Bangsa di Desa Mon Geudong.

Di kawasan Waduk Pusong Lama, pohon tumbang menimpa rumah warga sehingga membutuhkan penanganan langsung dari petugas. Sementara itu, di Lorong Kupula, Desa Keude Aceh, rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan akibat hujan lebat dan angin kencang.

Peristiwa serupa juga terjadi di Jalan Pase, ketika pohon tumbang menimpa satu unit mobil. Adapun di Jalan Stadion Tunas Bangsa, Desa Mon Geudong, pohon tumbang menutup badan jalan sehingga mengganggu kelancaran aktivitas dan mobilitas masyarakat.

Dalam penanganan dampak cuaca ekstrem tersebut, kepolisian bersinergi dengan sejumlah unsur, antara lain tim SAR, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), Palang Merah Indonesia (PMI), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Petugas melakukan penanganan di lokasi terdampak, termasuk membantu membersihkan pohon yang menimpa rumah warga di kawasan Waduk Pusong Lama. Upaya serupa dilakukan untuk mengatasi pohon tumbang yang menghalangi badan jalan agar tidak terus menghambat aktivitas masyarakat maupun membahayakan pengguna jalan.

Menurut Zahabi, koordinasi lintas instansi menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan kejadian darurat, terutama ketika cuaca ekstrem menimbulkan kerusakan di beberapa lokasi dalam waktu berdekatan.

Selain membantu proses evakuasi dan pembersihan, petugas juga berupaya memastikan situasi di sekitar lokasi kejadian tetap aman serta mengurangi potensi bahaya bagi warga yang melintas.

Ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah tersebut. Warga diminta menghindari berteduh di bawah pohon besar, menjauhi bangunan yang berpotensi mengalami kerusakan, serta tidak memaksakan perjalanan apabila kondisi cuaca membahayakan keselamatan.

Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan pohon tumbang, kerusakan bangunan, atau kondisi darurat lainnya kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan secepatnya.

Polres Lhokseumawe bersama instansi terkait menyatakan akan terus memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat yang terdampak. Koordinasi tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi di lokasi kejadian sekaligus menjaga keselamatan warga dan ketertiban lingkungan.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk mewaspadai potensi bahaya saat cuaca ekstrem, terutama di kawasan yang memiliki banyak pohon besar dan bangunan yang rentan terdampak hujan lebat serta angin kencang.