Lhokseumawe, Buana.News – Sebanyak 18 layangan dari berbagai grup layang di Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe dipastikan melaju ke babak semifinal sekaligus final Open Turnamen Layang Tunang yang digelar di Lapangan Bangka, Gampong Blang Crum, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.
Turnamen tersebut menjadi ajang bergengsi bagi para pecinta layang tunang untuk memperebutkan trofi juara dan uang pembinaan dengan total jutaan rupiah. Babak final dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 17 Mei 2026, pukul 16.15 WIB.
Ketua panitia turnamen, Jamaluddin atau yang akrab disapa Din Black, mengatakan 18 layangan yang lolos merupakan hasil seleksi dari pertandingan semifinal yang telah berlangsung selama dua hari terakhir.

“Besok akan digelar babak final yang menjadi laga paling bergengsi dalam turnamen ini. Sebanyak 18 layangan terbaik akan bertanding memperebutkan posisi juara,” ujar Din Black saat ditemui di lokasi turnamen, Sabtu, 16 Mei 2026.
Adapun grup layangan yang dipastikan tampil di babak final di antaranya Morgan, Aneuk Rantoe, Dumhoe Kajak Kusetet, Apui Biru, Wak Genk Boys, Rajawali, Laksamana, Dolar, Alue Seumaken, Abu, Galak-Galak, Online, CEO Malaya, serta Panitia.
Panitia juga telah menyiapkan hadiah berupa trofi penghargaan dan uang pembinaan bagi para pemenang. Juara pertama akan menerima Rp5 juta, juara kedua Rp3 juta, dan juara ketiga Rp2 juta.
Menurut Din Black, turnamen tersebut bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarpecinta layang tunang dari Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.
“Turnamen ini bukan hanya soal pertandingan, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi bagi seluruh pencinta layang tunang,” katanya.
Selain itu, panitia menekankan pentingnya sportivitas seluruh peserta selama pertandingan berlangsung. Salah satu aturan yang wajib dipatuhi adalah ketentuan tinggi layangan yang harus mencapai 500 meter.
Ia menegaskan, peserta yang terbukti tidak memenuhi ketentuan tersebut dapat dilaporkan oleh peserta lain dan berpotensi didiskualifikasi setelah dilakukan pemeriksaan oleh panitia.
“Kami mengingatkan seluruh peserta agar kembali melakukan pengukuran benang layangan sebelum bertanding agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.






