Beranda Aceh PIM Perkuat Kapasitas Geuchik dan TP-PKK melalui Pelatihan Tata Kelola Gampong dan...

PIM Perkuat Kapasitas Geuchik dan TP-PKK melalui Pelatihan Tata Kelola Gampong dan Pemberdayaan Ekonomi

Banda Aceh, Buana News – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) terus memperkuat sinergi dengan pemerintah gampong dan masyarakat di wilayah operasional melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Salah satunya diwujudkan melalui Pelatihan Peningkatan Kapasitas Geuchik Lingkungan Perusahaan yang berlangsung selama dua hari, 3–4 November 2026, di Hotel The Pade, Banda Aceh.

Mengusung tema “Kolaborasi Berkelanjutan PIM Bersama Stakeholder dalam Mewujudkan Kemandirian Ekonomi dan Tata Kelola Pemerintahan Desa yang Baik”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur gampong, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Kegiatan tersebut diikuti para Geuchik beserta Ketua TP-PKK di lingkungan perusahaan, Muspika Kecamatan Dewantara, Mukim Keude Krueng Geukueh, dan Mukim Cot Murong.

Mewakili Direktur Manajemen Risiko PIM, Sekretaris Perusahaan Syahrul Kamal mengatakan, peningkatan kapasitas aparatur gampong merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun hubungan kemitraan yang kuat dan berkelanjutan dengan masyarakat.

“Hubungan PIM dengan masyarakat bukan sekadar hubungan perusahaan dan lingkungan sekitar, melainkan ikatan yang telah terjalin selama puluhan tahun. Karena itu, komunikasi, kebersamaan, dan kolaborasi harus terus dijaga”.

Camat Dewantara, Munawir, S.STP., M.Si., turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia berharap materi yang diberikan para narasumber dapat diterapkan di masing-masing gampong sesuai kebutuhan dan potensi masyarakat.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi tata kelola pemerintahan dan pemberdayaan ekonomi gampong dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh, serta pembekalan kepemimpinan dan integritas dalam pengelolaan dana desa yang disampaikan Founder The Suficademic Supertraining, Said Muniruddin.

Selain itu, Ketua TP-PKK mengikuti kegiatan khusus pemberdayaan ekonomi perempuan melalui kunjungan pembelajaran ke Gampong Penyeurat, Banda Aceh.

Pada hari kedua, seluruh peserta melaksanakan kegiatan benchmarking ke sejumlah lokasi, di antaranya pusat pengolahan ikan tuna khas Aceh, Keumamah Cutkak di Gampong Peurada, Balai Gampong Blang Krueng, serta kawasan wisata Gampong Meunasah Balee, Aceh Besar.

Melalui kunjungan tersebut, peserta mempelajari praktik pengembangan usaha lokal, pemberdayaan ekonomi perempuan, penguatan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG), hingga pengelolaan potensi wisata sebagai sumber pendapatan masyarakat.

PIM berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu melahirkan gagasan dan program nyata yang dapat diterapkan di setiap gampong.

Melalui program TJSL tersebut, PIM berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat guna mendorong tata kelola gampong yang baik, kemandirian ekonomi, serta pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.