Bireuen, Buana.News – Sejumlah madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bireuen kembali mengukir prestasi membanggakan. Kali ini, para siswa madrasah berhasil meraih sejumlah penghargaan dalam Festival Pawai Budaya dan Kirab Drumband dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tersebut berlangsung meriah pada Selasa, 18 Agustus 2026. Ribuan peserta dari berbagai jenjang pendidikan turut ambil bagian dalam pawai budaya yang menjadi salah satu agenda peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Bireuen.
Dalam ajang tersebut, madrasah binaan Kemenag Bireuen berhasil memborong penghargaan pada sejumlah kategori, baik Pawai Budaya maupun Kirab Drumband. Capaian itu sekaligus menunjukkan kemampuan siswa madrasah dalam mengembangkan bakat dan kreativitas di luar bidang akademik.
Adapun prestasi yang berhasil diraih madrasah di bawah naungan Kemenag Bireuen meliputi:
Pawai Budaya Tingkat SMA/MA
Harapan I: MAN 2 Bireuen
Pawai Budaya Tingkat MTs
Harapan II: MTsN 5 Bireuen
Drumband Tingkat MTs
Juara I: MTsN 4 Bireuen
Juara II: MTsN 1 Bireuen
Harapan II: MTsN 9 Bireuen
Drumband Tingkat MI
Harapan I: MIN 16 Bireuen
Selain itu, prestasi paling menonjol ditorehkan pada kategori Drumband tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs). Di mana MTsN 4 Bireuen berhasil keluar sebagai juara pertama, disusul MTsN 1 Bireuen sebagai juara kedua, sementara MTsN 9 Bireuen meraih Harapan II.
Sementara itu, pada kategori Drumband tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), MIN 16 Bireuen berhasil meraih Harapan I. Pada kategori Pawai Budaya, MAN 2 Bireuen memperoleh Harapan I tingkat SMA/MA, sedangkan MTsN 5 Bireuen meraih Harapan II tingkat MTs.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas keberhasilan para siswa madrasah dalam ajang tersebut.
Menurut Zulkifli, capaian tersebut menjadi bukti bahwa madrasah tidak hanya mampu mencetak prestasi dalam bidang keagamaan dan akademik, tetapi juga memiliki peserta didik yang berpotensi di bidang seni, budaya, kreativitas dan kegiatan non-akademik.
“Kami sangat bangga dan senang atas prestasi yang diraih oleh anak-anak madrasah kita. Ini menjadi bukti bahwa madrasah tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan dan akademik, tetapi juga mampu berprestasi di bidang seni, kreativitas dan kegiatan non-akademik,” ujar Zulkifli.
Ia menegaskan, keberhasilan tersebut tidak diperoleh secara instan. Prestasi para siswa merupakan hasil dari proses panjang yang membutuhkan latihan secara konsisten, kedisiplinan, kekompakan dan dukungan dari berbagai pihak.
“Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, latihan yang konsisten, kekompakan tim, serta dukungan kepala madrasah, guru pembina dan orang tua. Karena itu, capaian ini patut kita apresiasi bersama,” katanya.
Zulkifli berharap keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi madrasah yang berhasil meraih penghargaan, tetapi juga dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa dan madrasah lainnya di Kabupaten Bireuen untuk terus mengembangkan bakat serta potensi peserta didik.
Ia mengingatkan para siswa agar tidak cepat berpuas diri atas prestasi yang telah diraih. Menurutnya, setiap penghargaan harus menjadi pemacu untuk terus belajar, berlatih dan menghasilkan karya yang lebih baik.
“Jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus belajar, berlatih dan berkarya. Jangan cepat berpuas diri. Terus kembangkan potensi yang dimiliki, baik di bidang akademik maupun non-akademik,” pesannya.
Lebih lanjut, ia menilai kegiatan drumband memiliki nilai pendidikan yang penting bagi perkembangan karakter peserta didik. Selain menjadi bagian dari pertunjukan seni dan budaya, drumband melatih siswa untuk memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kekompakan, konsentrasi serta keberanian tampil di hadapan masyarakat.
Festival Pawai Budaya dan Kirab Drumband HUT ke-81 RI di Kabupaten Bireuen mengusung tema “Indonesia Maju, Bireuen Berjaya, Budaya Terpelihara.” Kegiatan tersebut diikuti peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK/RA, SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/SMK/MA, termasuk sejumlah kelompok drumband.
Para peserta mengikuti pawai dengan mengambil rute di kawasan pusat Kota Bireuen dan berakhir di depan Pendopo Bupati Bireuen. Sepanjang rute, antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi. Warga memadati sejumlah ruas jalan untuk menyaksikan berbagai penampilan peserta, termasuk aksi drumband dan atraksi budaya.
Bagi Kemenag Bireuen, keberhasilan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya mendorong madrasah agar memberikan ruang yang lebih luas kepada peserta didik untuk mengembangkan kemampuan dan minat mereka di berbagai bidang.
Prestasi itu juga memperkuat komitmen madrasah dalam membentuk generasi yang tidak hanya religius dan berilmu, tetapi juga kreatif, disiplin, percaya diri, memiliki jiwa seni serta mempunyai semangat kebangsaan yang kuat.
Kemenag Bireuen berharap capaian para siswa tersebut dapat menjadi inspirasi bagi madrasah lainnya untuk terus berinovasi dan mengembangkan program pembinaan bakat serta minat peserta didik sehingga mampu melahirkan lebih banyak prestasi di tingkat daerah maupun pada ajang yang lebih tinggi.
“Selamat kepada seluruh madrasah dan anak-anak kita yang telah mengharumkan nama madrasah. Teruslah berprestasi dan tunjukkan bahwa madrasah mampu bersaing dan memberikan yang terbaik di berbagai bidang,” pungkas Zulkifli.
Berita ini telah tayang di: https://aceh.kemenag.go.id.






