Aceh Utara, Buana News – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sektor pertanian kembali ditunjukkan masyarakat tani Gampong Hagu, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara. Pada Jumat (08/05/2026), puluhan warga turun langsung melakukan gotong royong membersihkan saluran irigasi yang selama enam tahun terakhir terbengkalai akibat rusaknya Bendung Krueng Pasee.
Dengan membawa alat seadanya, para petani tampak antusias membersihkan tumpukan lumpur, rumput liar, serta semak belukar yang menutupi saluran air. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai persiapan menjelang musim turun ke sawah agar aliran air kembali lancar untuk mengairi areal persawahan warga.
Kondisi irigasi yang rusak selama bertahun-tahun sebelumnya membuat sebagian besar petani kesulitan mendapatkan pasokan air. Akibatnya, aktivitas pertanian di kawasan tersebut sempat terganggu dan banyak lahan yang tidak dapat digarap secara maksimal.
Penjabat (Pj) Geuchik Gampong Hagu, Muzakir, mengatakan normalisasi saluran irigasi itu dilakukan secara manual oleh masyarakat sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap keberlangsungan sektor pertanian di desa mereka.
Menurut Muzakir, meski dilakukan dengan peralatan sederhana dan tenaga swadaya masyarakat, semangat warga tidak surut demi menghidupkan kembali saluran irigasi yang selama ini menjadi sumber utama pengairan sawah masyarakat.
Ia menjelaskan, gotong royong tersebut juga menjadi simbol kekompakan masyarakat tani yang berharap sektor pertanian di Gampong Hagu dapat kembali produktif setelah bertahun-tahun terdampak kerusakan Bendung Krueng Pasee.
“Kami berharap pemerintah segera memberikan perhatian serius terhadap perbaikan bendung dan saluran irigasi agar para petani tidak terus mengalami kesulitan saat musim tanam tiba,” ujar Muzakir.
Masyarakat berharap upaya yang mereka lakukan dapat menjadi awal kebangkitan pertanian di wilayah tersebut, sekaligus mendorong adanya dukungan nyata dari pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur irigasi yang menjadi kebutuhan utama petani.
