Lhokseumawe, Buana.News — Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Lhokseumawe menggelar bazar kreatif dan pameran bertajuk Meugah Fest di lingkungan sekolah setempat, Senin (12/1/2026). Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Wilayah Lhokseumawe, Supriariadi, S.Pd., M.Pd.
Meugah Fest menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan kreativitas dan keterampilan kewirausahaan, khususnya di bidang kuliner. Sebanyak 31 stan disediakan untuk memamerkan aneka makanan, minuman, serta produk kreatif lainnya hasil karya siswa. Dalam kunjungannya, Kacabdin Pendidikan turut meninjau setiap stan dan mencicipi sejumlah kuliner yang dipamerkan.

Selain bazar, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pentas seni budaya, di antaranya Tari Saman dan Sedati Aceh yang dibawakan oleh siswa-siswi terpilih. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh dewan guru, jajaran Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Lhokseumawe, unsur Muspika, serta para tamu undangan.
SMAN 1 Lhokseumawe yang dikenal sebagai salah satu sekolah unggulan di Kota Lhokseumawe saat ini memiliki sekitar 1.300 siswa dan telah menorehkan berbagai prestasi di tingkat daerah maupun nasional.
Dalam sambutannya, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Lhokseumawe Supriariadi mengapresiasi pelaksanaan Meugah Fest. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari trauma healing bagi warga sekolah pascabencana yang melanda wilayah Lhokseumawe beberapa waktu lalu.
“Ini bukan kegiatan hura-hura, tetapi bentuk trauma healing sekolah untuk menciptakan energi positif dan mengembalikan semangat belajar siswa yang sempat terganggu akibat bencana,” ujarnya.
Menurutnya, trauma healing merupakan proses pemulihan luka batin akibat peristiwa traumatis seperti bencana alam, dengan tujuan mengembalikan keseimbangan emosi, pikiran, dan mental agar siswa dapat kembali beraktivitas secara normal.
Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan di seluruh sekolah di Kota Lhokseumawe sebagai bagian dari upaya pemulihan psikologis siswa yang terdampak bencana.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMAN 1 Lhokseumawe, Drs. Muhammad, M.Pd., menjelaskan, kegiatan bazar kreatif dan pameran tersebut didukung oleh Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Prestasi.
Dana tersebut, kata dia, diperoleh berdasarkan hasil penilaian rapor pendidikan siswa tahun ajaran 2024–2025 oleh Kementerian Pendidikan, Dasar, dan Menengah (Kemendikdasmen).
“Dana BOS Prestasi ini kami manfaatkan untuk menunjang pengembangan prestasi siswa serta mempublikasikan hasil karya mereka kepada masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, persiapan kegiatan Meugah Fest telah dilakukan sejak lama. Namun, pelaksanaannya sempat tertunda akibat faktor cuaca dan kondisi alam yang tidak memungkinkan.
“Alhamdulillah, hari ini kegiatan ini akhirnya dapat terlaksana dengan baik, serta menjadi kegiatan ‘Psikososial’ bagi siswa pasca bencana,” demikian pungkasnya.