
Aceh Utara, Buana.News – Genangan air setinggi lutut orang dewasa menghambat mobilitas warga Dusun Bidadari, Desa Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Meski akses jalan satu-satunya menuju dusun tersebut terendam, warga tetap berupaya menerobos genangan demi mengambil bantuan uang isi hunian di Kantor Pos Panton Labu, Senin (12/10/2026).
Kondisi tersebut membuat perjalanan warga menuju Panton Labu tidak mudah. Jalan yang terendam air menjadi hambatan bagi masyarakat untuk keluar dari dusun, terutama ketika mereka harus mengurus keperluan penting dan mengakses pelayanan publik.
Bagi warga yang telah dijadwalkan menerima bantuan, kondisi itu tidak menyisakan banyak pilihan. Mereka harus melewati genangan agar dapat menjangkau lokasi pengambilan bantuan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Tokoh masyarakat Dusun Bidadari, Saiful Ansori, mengatakan genangan air yang merendam akses utama telah menyulitkan aktivitas masyarakat. Kondisi itu tidak hanya menghambat perjalanan, tetapi juga membatasi keleluasaan warga untuk memenuhi berbagai kebutuhan di luar dusun.
Menurut dia, akses jalan yang terendam menjadi persoalan tersendiri bagi masyarakat, khususnya saat harus bepergian untuk mengurus kebutuhan mendesak atau mendapatkan layanan dari pemerintah.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa terganggunya akses transportasi dapat berdampak langsung terhadap aktivitas warga. Jalan yang seharusnya menjadi penghubung menuju pusat pelayanan justru menjadi hambatan ketika genangan air menutup jalur perjalanan.
Warga berharap pemerintah dan pihak terkait memberikan perhatian terhadap kondisi akses menuju Dusun Bidadari. Penanganan genangan serta perbaikan infrastruktur jalan dinilai penting agar mobilitas masyarakat tidak terus terganggu, terutama ketika air merendam jalur utama.
Masyarakat juga membutuhkan akses yang layak dan aman untuk menjangkau berbagai pelayanan, termasuk pengambilan bantuan pemerintah. Dengan akses jalan yang lebih baik, warga diharapkan tidak lagi harus menghadapi kesulitan serupa ketika hendak memenuhi kebutuhan penting.
Peristiwa ini menjadi gambaran tantangan yang dihadapi masyarakat di wilayah rawan genangan. Di tengah kebutuhan untuk memperoleh bantuan, warga Dusun Bidadari masih harus berjuang melewati jalan yang terendam agar dapat menjangkau lokasi pelayanan.