Beranda Ekonomi Polisi Sebut Total Aset yang Disita dalam Kasus Indosurya Capai Rp2 Triliun

Polisi Sebut Total Aset yang Disita dalam Kasus Indosurya Capai Rp2 Triliun

Jakarta, Buana.News – Polri telah merilis total sitaan aset dalam kasus dugaan investasi Korupsi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya dengan nilai mencapai Rp2 triliun. Hal itu disampaikan Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto, SIK, MH

“Hingga kini total aset yang disita dalam kasus Indosurya oleh penyidik ​​mencapai nilai Rp2 triliun,” jelas Dirtipideksus Bareskrim Polri itu, Senin (25/4).

Baca juga :   Plt Gubernur Aceh Targetkan Investasi Rp42 Triliun dari Uni Emirat Arab

Menurutnya, giat terbaru dilakukan pada Kamis 21 April 2022. Tim Dittipide Bareskrim Polri aset tersangka yakni dua lantai di Sudirman Suites Apartment senilai Rp160 miliar.

Baca juga :   Lemkaspa : Investasi Murban Energy UEA Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

“Bareskrim sedang mengajukan penetapan terhadap dua lantai apartemen mewah itu. Penetapan penyitaan diajukan kepada PN Jakpus,” jelasnya lebih lanjut.

Sementara itu, Dittipideksus Bareskrim Polri juga telah melakukan gelar perkara khusus pada pertengahan April 2022 yang melibatkan unsur pengawasan dan fungsi di Polri, seperti Wassidik Bareskrim, Itwasum Polri, Propam Polri dan Divkum Polri.

Baca juga :   Wow! Banyak Dana Pindah ke Bursa Saham China, Ada Apa?

“Dalam gelar perkara tersebut, bahwa proses penyidikan telah dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan,” pungkas Jenderal Bintang Satu itu. (Red).