Beranda News Ini Sanksi Bagi ASN dan THL Pemkab Aceh Jaya yang Ogah Divaksin

Ini Sanksi Bagi ASN dan THL Pemkab Aceh Jaya yang Ogah Divaksin

Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Jaya, Mustafa,S.Pd, M.AP.*

Calang, Buana.News – Pemerintah kabupaten Aceh Jaya akan memberikan sanksi kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Pemkab setempat yang tidak bersedia (Ogah) untuk di Vaksinasi COVID-19.

Hal tersebut dituangkan dalam surat keputusan Sekretariat Daerah Nomor 440/1439/2021 perihal penerapan sanksi bagi asn dan thl yang belum Divaksin, surat tersebut ditujukan kepada seluruh pimpinan SKPK di lingkup Pemerintah setempat.

Surat yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah, Mustafa, pada tanggal 05 Oktober 2021 tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Bupati Nomor 1/INTRS/2021 tanggal 04 Oktober 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi bagi ASN dan THL.

“Bupati telah menerbitkan Instruksi Bupati Aceh Jaya nomor: 1/INSTR/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi ASN dan THL pada Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya,” kata Sekda Aceh Jaya Mustafa di Calang, Kamis (14/10) kutipan sebuah rilis media.

Baca juga :   Kapolres Aceh Jaya Gratiskan SKCK Untuk Warga yang Telah Vaksinasi

Namun Demikian saat di konfirmasi Buana.News melalui pesan Whatsapp dirinya mengatakan untuk dikomunikasikan dengan BPSDM setempat.

Bedasarkan Instruksi Bupati Nomor 1/INTRS/2021 tanggal 04 Oktober 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Corona Virus Diseasa 2019 (Covid-19) bagi Aparatur Sipil Negara dan Tenaga Harian Lepas di Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya, diminta kepada saudara untuk menghentikan pembayaran Tunjangan Prestasi Kerja (TPK) bagi ASN dan honorarium/gaji bagi THL yang belum melaksanakan vaksinisasi Covid-19, terhitung mulai tanggal 01 November 2021 sampai ASN dan THL yang bersangkutan melakukan vaksinasi Covid-19 minimum dosis pertama,” demikian isi poin 1 surat tersebut.

Sementara Kepala BPSDM Aceh Jaya, Syarif Hidayat, mengatakan saat dikonfirmasi Buana.News, Bahwa Surat itu dikeluarkan oleh DPKK bukan keluar dari instansinya, namun demikian ia menyampaikan, setiap ASN dilingkungan Aceh Jaya sudah dipersyaratkan untuk memiliki Kartu Vaksinasi tahap satu atau surat keterangan dokter bila tidak bisa divaksin, Saat mengusul kenaikan pangkat dan kenaikan gaji.

Baca juga :   Pemerintah Pastikan Stok Vaksin Cukup bagi Seluruh Masyarakat Aceh

“Kita belum tahu bagaimana prosedur nya, surat itu bukan keluar dari kita BPSDM, terkait itu kita masih koordinasi lagi bagaimana mekanisme dan kapan diberlakukan, Kalo soal pemotongan tunjangan dan gaji THL itu,” ungkap Syarif.

Ia menjelaskan sesuai dengan hasil evaluasi para ASN dan THL di lapangan yang belum melakukan vaksinasi diperkirakan hanya sekitar 27-30 persen lagi, kita juga akan berkoordinasi dengan Keuangan dan Sekretaris Daerah terkait menyikapi surat itu.

Baca juga :   Personil Polsek Banda Sakti Amankan Penutupan Vaksinasi Tahap Pertama

“sura itu dikeluarkan untuk meningkatkan Vaksinasi di kabupaten Aceh Jaya, dan kesadaran para ASN dan THL dilingkup Aceh Jaya bahwa seberapa pentingnya Vaksin itu,” katanya.

Ia mengatakan instruksi Bupati tersebut juga ditegaskan dengan surat sekretaris daerah terhadap sanksi bagi yang tidak melakukan vaksinasi dengan tidak ada alasan apa pun.

Ada pun saksi yang di berikan bagi ASN yang tidak mau melakukan vaksinasi adalah dengan tidak di cairkannya TPK pada bulan berjalan, begitu juga untuk honor bagi THL tidak akan di cairkan  pada bulan berjalan.

“Kalau memang ada sakit bawaan maka dokter juga tidak akan melakukan vaksinasi, tunjukkan surat dokter dari pemeriksaan medis lebih profesional dalam melihat boleh divaksin atau pun tidak,” kata Kepala BPSDM Aceh Jaya.*[][]Sam.