Beranda Headline Anggota DPRA Sesalkan Aksi Brutal Oknum Geuchik di Aceh Utara

Anggota DPRA Sesalkan Aksi Brutal Oknum Geuchik di Aceh Utara

Muslim Syamsuddin ST, MAP Anggota Komisi V DPRA dari daerah Pemilihan V Lhokseumawe dan Aceh Utara yang diusung oleh Partai SIRA.

Banda Aceh, Buana.News – Anggota Komisi V DPR Aceh, Muslim Syamsuddin ST, MAP, menyesalkan sikap arogansi oknum keuchik di Kabupaten Aceh Utara yang melakukan pembacokan terhadap salah seorang warganya, di kawasan jalan Line Pipa, Gampong Ujong Reuba, Kecamatan Meurah Mulia, pada Sabtu (29/8/2020).

” Kejadian ini sungguh mencoreng nama baik Aceh Utara dan pemerintah” kata Muslim yang juga politisi dari Partai SIRA tersebut dalam siaran pers yang diterima Buana.News, Minggu (30/8)

Seharusnya, kata dia, kejadian seperti itu tidak terjadi di Aceh Utara, karena semua masalah pasti dapat diselesaikan dengan bijaksana dengan melakukan musyawarah melibatkan semua unsur yang ada di setiap gampong, tidak perlu menghakimi masyarakat dengan seperti ini.

“Kejadian ini bisa menjadi pelajaran untuk kita semua. Semoga kejadian ini, tidak pernah terulang lagi di Aceh Utara, Khususnya di Bumi Serambi Mekah. Kita ketahui bersama setiap pengelolaan anggaran pasti akan menimbulkan masalah, namun setiap masalah yang muncul bisa diselesaikan dengan cara musyawarah bersama, setiap ketimpangan tidak mungkin buntu. Semua pasti ada solusi dengan musyawarah,” tambah Muslim.

Karenanya, Muslim mengimbau agar tidak boleh panik, tidak boleh anti kritik, karena kritikan dapat membuka wawasan terhadap kesalahan yang pernah dilakukan dan kesalahan itu dapat diperbaiki.

Dia juga menambahkan, selain itu setiap yang dikritik oleh pengkritik, tentunya harus memiliki dasar, jangan sekedar kritik buta yang tujuannya hanya mencari kesalahan orang lain atau berdasarkan hal-hal pribadi antara dua kubu. “Akan tetapi kritiklah secara sehat yang sifatnya untuk membangun dan dapat memberikan solusi untuk pembangunan yang lebih baik di setiap gampong” saran Muslim.

Muslim berharap kepada masyarakat untuk tenang dalam menghadapi persoalan ini. Kepada keluarga korba untuk bersabar, pihak-pihak jangan mendahului pihak penegak hukum dalam mencari siapa salah dan siapa dalam hal ini.” Serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.” demikian harap Muslim. (Red)